Apa itu Eksposur

Fotografi akan semakin menyenangkan saat kita meninggalkan mode auto karena dengan ini akan mendekatkan kita menjadi fotografer profesional. Selain  itu skill fotografi kita semakin terasah.

Untuk itu perlu dipahami terlebih dahulu dasar fotografi agar dapat melakukan setting pada kamera sesuai keinginan kita. Ada tiga elemen untuk pengaturan cahaya dalam fotografi yang dinamakan eksposur atau biasa disebut dengan segitiga eksposur yaitu ISO, Shutter Speed, dan Aperture. Setiap elemen dalam segitiga fotografi ini berhubungan dengan cahaya, bagaimana cahaya masuk dan berinteraksi dengan kamera.

ISO

ISO

(image by: http://www.google.co.id)

Pertama saya akan mencoba menjelaskan mengenai ISO. Pengertian  ISO ialah tingkat sensifitas sensor kamera terhadap cahaya. Semakin tinggi setting ISO kita maka semakin sensitif sensor terhada cahaya. Untuk kamera digital sekarang ini kita bisa melihat angka pengaturan ISO dalam layar viewfinder sementara untuk kamera film (analog) ISO diartikan sebagai ASA.

Setiap angka dalam pengaturan ISO memiliki kemampuan bertingkat dalam menghasilkan cahaya yang masuk kedalam sensor kamera, semakin tinggi ISO yang kita setting maka semakin terang hasil foto kita.

Saya ambil contoh dalam kasus sebuah sesi pemotretan:

  1. Ketika kondisi siang hari (matahari terik) kita cukup menggunakan ISO di angka 100 (minimal).
  2. Namun ketika kita menghadiri acara malam hari atau sesi foto malam hari kita perlu menaikan ISO agar foto kita tidak gelap.

ISO3

(image by: http://www.google.co.id)

Shutter Speed

aperture vs shutter speed

(image by: http://www.google.co.id)

Secara sederhana shutter speed dapat diartikan sebagai lama atau rentang waktu jendela sensor kamera terbuka atau mulai dari kita memencet tombol shutter sampai tombol kembali ke posisi semula. Selama proses jendela ini terbuka maka sensor akan merekan subyek atau obyek foto kita.

Misalkan dengan mengatur setting shutter sebesar 30 berarti rentang jendela terbuka selama 1/30 (sepertiga puluh) detik. Sementara untuk waktu eksposur sebanyak 5 detik, anda akan melihat tulisan seperti ini: 5’’

Biasanya setting shutter speed dalam kelipatan 2: misalnya 1/250, 1/125, 1/60, dan seterusnya. Untuk menghindari foto anda blur atau kurang tajam maka sebaiknya gunakanlah 1/60 atau lebih cepat, misalnya 1/125, 1/250 dan seterusnya. Namun perlu diingat bahwa pengaturan shutter speed semakin cepat maka semakin sedikit cahaya yang masuk oleh karena itu perlu dihitung juga elemen lain agar foto kita tidak blur atau gelap. Untuk mendapatkan foto tajam dengan obyek yang bergerak cepat biasanya fotografer porfesional menggunakan shutter speed cepat (1/1000) dengan ISO di setting di mode auto. Berbeda kalau anda ingin membekukan obyek untuk mendapatkan efek gerak, anda dapat dengan sengaja melambatkan shutter speed misalnya diangka 3’’ atau bahkan diatas 25 detik, misalnya anda ingin mendapatkan efek gerak (motion) air terjun atau ombak. speed cepat

(contoh dengan shutter speed cepat, image by: http://www.google.co.id)

speed lambat

(contoh dengan shutter speed lambat,image by: http://www.google.co.id)

Aperture

APERTUREchart

(image by: http://www.google.co.id)

Aperture adalah ukuran seberapa besar lensa terbuka (bukaan lensa) saat kita mengambil foto dan satuan aperture dinamakan f-stop.

Saat kita memencet tombol shutter, pada saat itu jendela senso kamera akan terbuka. Pada saat itu setting kita menentukan seberapa besar jendela sensor terbuka. Semakin besar jendela terbuka maka semakin banyak cahaya yang akan masuk dalam sensor kamera dan sebaliknya.

Apertur berkaitan erat dengan Dept of Field atau sebarapa jauh dan luas focus dalam foto yang kita inginkan. Semakin besar f-stop (angka f semakin kecil) misalnya di bukaan atau f-stop 4 maka DOF kita akan semakin sempit (bisa mendapatkan efek blur pada hasil foto selain obyek utama kita) dan sebaliknya semakin kecil f-stop (angka f semakin besar) misalnya di bukaan atau f- stop 22 maka hasil foto kita akan semakin luas obyek yang tajam.

DOF

(image by: http://www.google.co.id)

(dari berbagai sumber)

—–FF—–

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s